Kesuksesan itu bukan bimsalabim

Sukses merupakan salah satu kata yang selalu di impikan oleh setiap orang, dalam bentuk apa pun itu.sukses selalu menjadi kata akhir yang ingin dicapai setiap orang dalam kehidupan yang tengaaninya.meski demikian, tidak semua orang bisa meraih nya dengan mudah. Kalau pun teraih kesuksesan itu tidak bisa bertahan lama atau hanya sebuah kesuksesan-kesuksesan kecil. Sehingga, kesuksesan besar yang bisa membuat ia berada pada zona nyaman dan menjadi inspirasi bagi banyak orang tidak bisa di raih.
Banyaknya orang yang tidak sanggup mencapai kesuksesan secara optimal, salah satunya adalah ketidak tepatanya dalam memahami kesuksesan. Saat seseorang kurang memahami secara mendalam mengenai kesuksesan, maka langkah atau upaya yang dilakukan umtuk menggapainnya tentu juga tidak akan bisa mengantarkannya mencapai kesuksesan besar. Banyak oeang yang gagal dalam mencapai kesuksesan lantaran kesempitan pandangan mereka tentang sebuah kesuksesan.  Salah satunya, anggapan bahwa kesuksesan adalah sebuah kejadian ajaib arai perkara gaib yang tidak realistis, sehingga perlu upaya-upaya seru untuk mencapainnya. Hasilnya, banyak orang yang oergo ke dukun agat usahanya laris, melakukan praktik perjudian , memakai jimat , atau bahkan rela menjadi babi ngepet. 

    kesuksesan jika dipandang sebagai sesuati yang tidak realistis (gaib) , maka akan menciptakan orang -orang aneb dalam menggapai kesuksesan tersebut. Orang-orang tersebut menganggap bahwa kesuksesan itu ibarat bimsala bim, tang bisa diraih dengan cara cara yang tidak masuk akal. Lain halnta dengan orang – orang yang memandang kesuksesan sebagai sesuatu yang realistis , maka mereka akan melakukan upaya – upaya nyata dan masuk akal dalam mencapainya. Namun demikian , ada juga orang yant menginginkan ke duksesan dengan banyak berdoa tetapi miskin tindakan. Maka, kesuksesan yang di minta menjadi tidak realitas yang akhirnya mengandalkan upaya -uoaya bimsalamim .

    Mengaharapkan kesuksesan merupakan satu langkah yang cukup sulit, katena kebanyakan manusia memiliki bayangan di benaknya hanya mengenai bagai mana cara menerima kesuksesan itu. Bagi mereka yang tidak memahami kesuksesan, cara mereka menemani kesuksesan sama seperti ketika menerima benda apa pun yang diberikan kepada mereka. Yaitu, dengam tangan menengadah ke atas, menanti sesuatu diletakan di atasnya.   Mereka pikir, karema telah meminta, Sukses itu akan datang dengan sendirinnya.

    Maka, banyak yang kemudian memimpikan kekayaan instan akan”dijatuhkan dari langit oleh tuhan”. Sehingga ketika,”hujan uang” tadi tidak juga datang atau “pohon uang” mereka tidak kunjung tubuh, meteka mencari-  cari dsn merasa tidak mendapatkan aoa tang pernah mereka minta. Padahal, kesuksesan hidup yang sejati itu tidak seperti uang sekarung tang jatih dari langit, yang terasa begitu “magical”ajaib dan luar biasa. Sukses adalah suatu proses yang alami. Karenannya sukses itu berproses seiting terjadinya proses perubahan, pertumbuhan, dan perkembangan dalam dalam diri, baik dalam usaha mencapainya maupum pemahaman mengenai kesuksesan itu sendiri.

    Kesuksesan adalah suatu kejadian yang kita rangkai sejak lama. Ia tidak datang secara tiba-tiba, sebagaimana tidak akan pernah ads uang yang jatuh dari langit tiba-tiba, dan tidak akan pernah ada pula orang yang menjadi konglomerat,  presiden, atau apa pun yang di impikanya dengan tiba-tiba. Tidak ada yang tiba – tiba di dunia ini . Semua membutuh kam proses, langkah demi langkah . Hukum alam mengajarkan bahwa apa yang kita tanam maka itulah yang kita tiai. Dan, tidak ada oramg yang menuai secara tiba-tiba, ajaib, serta datang dengan sendirinnya tanpa ia memanam benihnnya terlebih dahulu. Maka, bila kita tidak menanam apa pun, kita tidak akan bisa menuai apapun.

    Apa yang terjadi pada diri anda saat ini adalah turaian dari semua yang Anda tanamdi waktu-waktu yang lalu. Dan, apa yang akan anda tuai di kemudian hari adalah apa yang anda tanam hari ini. Bahkan, sesuatu yang tampak tiba-tiba pun, misalnya keajaiban-keajaiban kecil yang terjadi pada diri kita, sebenarnya juga merupakan buah dari perbuaran kita sendiri, dari langkah-langkah uang kita tempuh. Maka, tidak ada pernah ceritanya seseorang tidur dan terbangun sudah ada disebuah istana indah, kecuali dalsm kisah-kusah fiktif yang ada di negri dongeng. Karena itulah, jika seseorang berharap meraih kesuksesan denhan cara seperti itu, ia tak ubshnya sedang berminmpi di negri dongeng yang mustahil dapat terwujud.

    Kesuksesan yang dicapai sseorang terbentuk dari anugrah-anugrah “kecil” yang diterima dari hari ke hari. Kesuksesan tersebut di terima dan di tasakan secara wajar bersamaan dengan langsungnya kehidupan yang tersebut. Ketika seseorang  Berharap mendapat kan sesuatu dalam hidupnya sehingga ia berusaha keras untuk bisa mencapainya dan alhirnya tercapai, maja itulah kesuksesan. Demikian pula ketila seseorang menginginkan pekerjaan lalu mendapatkanya, maka itulah kesuksesan. Selanjitnya seiring berjalannya waktu orang tersebut berkembang dengan segudang keahlian dan pengslaman baru, maka itu juga dinamakan kesuksesan. Karena kini ia telah berkembang, maja ia keinginan pun semakin berkembang. Tidak sekedar mempunyai  pekerjaan, namun ua juga menginginkan gaji yang besar. Karena itu, ia berusaha berptestaso dalam pekerjaanya dan akhirnya mendapatkan posisi yang penting serta gaji yang besar. Maka, itu juga merupakan kesuksesan. Tidak puas bekerja dengan orang lain, orang tersebut merupakan menginginkan untuk bisa menjadi bos bagi diri sendiri atau bahkan bos bagi orang lain dan akhirnya berhasil menciptakan lapangan pekerjaan sendiri, maka itu juga merupakan kesuksesan.

    Perjalanan yang bertahap, dengan upaya – upaya dan anugrah kecil yanv ditrima di setiap hari dalam perjalanan hidup tersebut, intinta, kesuksesan tidak datang dengan sendirinya, tiba-tiba, atau bimsalabim, namun memerlukan proses